Cara Kirim SMS Promosi Massal Anti Diblokir

Home / Blog / Blog Detail
Company
04 Nov 2021 16:30  Admin  Life & Technology
  • Cara Kirim SMS Promosi Massal Anti Diblokir
  • Penelitian terakhir menyebutkan 94% SMS masih dibaca oleh penerimanya, tidak diabaikan. Hal ini membuat promosi produk atau jasa melalui SMS masih efektif. Namun, mengirimkan SMS dalam jumlah besar ke banyak nomor menggunakan simcard biasa, pasti diblokir oleh operator.

    Operator di Indonesia memang serius melawan SMS Spam. Mengirimkan SMS berisikan kata-kata tertentu, juga diblokir langsung oleh server operator.
     
    Bagaimana solusi jika ingin kirim SMS massal dengan aman dan tidak diblokir?

    Solusinya dengan menggunakan jalur resmi yang telah disediakan oleh masing-masing operator. Namanya adalah layanan SMS Advertising atau SMS Bulk atau SMS Masking.
     
    Untuk menggunakan layanan ini, Anda bisa mendaftar ke masing-masing operator. Biaya dan persyaratannya berbeda-beda dan biasanya dikenakan kuota minimum per bulan.

    Jika Anda ingin mempermudah proses pendaftaran ke semua operator sekaligus dan tidak dikenakan kuota minimum, maka Anda dapat menggunakan layanan SMSVIRO.
     
    SMSVIRO adalah partner dari seluruh operator di Indonesia (Telkomsel, XL, Indosat, Tri dan Smartfren) yang membantu Anda mendaftarkan dan mengaktifkan layanan SMS promosi massal. Anda tidak dikenakan kuota minimum per bulan dan SMS dijamin masuk ke penerima. Nama perusahaan Anda akan muncul sebagai nama pengirim (Sender ID) di HP penerima SMS.

    Yang perlu diperhatikan saat mendaftar layanan SMS masking ini adalah:

    1. Anda wajib memiliki NPWP perusahaan. Pengajuan tidak dapat diterima jika menggunakan NPWP pribadi. Jadi yang dapat mendaftar hanya perusahaan. Perorangan/individu akan ditolak pendaftarannya oleh operator.
     
    2. Anda wajib memiliki website perusahaan atau mobile apps di Google playstore atau Apple store. Jika website belum aktif atau masih berupa dummy, Anda wajib mengaktifkan dan memasukkan isi website yang benar. Mobile apps tidak boleh berupa file APK. Wajib telah bisa di-install melalui Google Playstore atau Apple Store. Anda dapat menggunakan salah satu saja, website atau mobile apps, tidak wajib punya keduanya.
     
    3. Nama yang mau didaftarkan sebagai pengirim (Sender ID), tidak boleh lebih dari 11 karakter, termasuk spasi dan tanda baca. Kemudian huruf besar atau huruf kecil itu berbeda (case sensitive). Pastikan juga nama yang Anda pilih, sama dengan nama perusahaan atau nama brand Anda.
     
    4. Pengiriman SMS yang berisi promosi/marketing/info, bisa pakai jalur regular. Jalur ini harganya lebih murah ketimbang jalur premium. Harga di setiap operator bervariasi.
     
    5. Pengiriman SMS yang berisi kode OTP untuk verifikasi/login, wajib pakai jalur premium. Harga per SMS lebih mahal daripada jalur regular.
     
    6. SMS OTP yang coba dikirim via jalur regular, akan otomatis diblokir oleh operator. Jadi memang SMS OTP itu wajib menggunakan jalur khusus yang disediakan sesuai ketentuan dari operator.
     
    7. Anda wajib mengisi dan mengirimkan dokumen pendaftaran Sender ID. Dokumen ini sudah disediakan oleh SMSVIRO sesuai persyaratan masing-masing operator. Anda tinggal cetak saja dan scan.
     
    8. Butuh waktu kurang lebih 2 - 4 minggu agar Sender ID bisa aktif. Terkadang prosesnya lebih lama dari 4 minggu, semuanya tergantung tim masing-masing operator.

    Dengan mengikuti aturan dari operator, pengiriman SMS promosi Anda akan lancar dan pesan marketing Anda dapat menjangkau calon pelanggan yang lebih banyak.

    Info lengkap mengenai prosedur pendaftaran dan harga SMS, silakan kunjungi www.smsviro.com.

    Share:

    WE BELIEVE EACH CLIENT IS UNIQUE. WE WILL TAILOR OUR SERVICES TO YOUR NEEDS.

    We are known to make your digital wishes come true...

    CV. Webby eMedia Netsolusi

    eCommerce, Social and Digital Media Company | Indonesia

    Email. [email protected] | Mobile. +6281902188999 | Office. +62-761-8411048

    Copyright © 2014 - 2021. Webby Digital. All rights reserved.